November 2, 2013

Fashion 1900-1989

Aku sempet kebingungan apa perbedaan vintage dengan retro. Setelah search di google, aku tetep ga ngerti, hehe... (haduh). Sempet aku menyimpulkan kalo vintage itu yang motif bunga-bunga dan polkadot seperti fashion tahun 1950an, sedangkan retro itu yang motif simetrik terus warna hijau orange seperti fashion tahun 1960an.

Karena ketidaktahuan aku tersebut, aku memutuskan tidak menggunakan istilah itu, melainkan menggolongkan fashion berdasarkan tahun. Ah iya, fashion yang aku maksud di sini mungkin fashion global atau barat. Kalau di Indonesia aku kurang tahu. Mungkin masih zaman pakai kebaya kali ya?

Oke langsung aja aku bahas

1900an:
Rok panjang A line merupakan pakaian wajib di 1900an. Pakaian yang paling memungkinkan buat orang berjilbab: panjang dan longgar. Summer pun mereka tetap mengenakan pakaiaan seperti ini. Aksesoris favorit mereka yaitu payung. Pada saat itu bentuk bra belum lah seperti zaman sekarang. Oleh karena itu di bagian dadanya, bentuknya melebar beleber hingga perut.
Sumber
Sumber

1910an:
Bentuk pakaian pada tahun 1910an ini cenderung lebih ramping dari zaman sebelumnya. Untuk pakaian glamour bisa di lihat di film Titanic. Perbedaan dengan tahun 1900an ada pada rok yang high waist skirts juga tidak megar. Selain itu, topinya sudah tidak sehebring tahun 1900an. The Woman in Black juga merupakan film yang bersetting pada zaman 1910an. Ah jadi inget hantunya kan :|
Sumber
Sumber

1920an:
Menurut aku fashion 1920an paling unik di antara zaman lainnya. Bisa dilihat di film The Great Gatsby. Baju bagian atasnya longgar dan panjang hingga di bawah pinggang, kemudian disambung dengan rok yang panjangnya hingga di bawah lutut. Topinya juga unik, bundar ngebentuk kepala.
Sumber
Sumber

1930an:
Topi pada zaman ini mirip dengan 1920an. Akan tetapi bajunya mengalami perubahan. Dari baju longgar beralih menjadi baju yang membentuk tubuh, dengan  rok pensil yang panjangnya tetap sama dengan zaman sebelumnya yaitu 3/4.
Sumber
Sumber

1940an:
Banyak yang mengenakan setelan pada 1940an. Yang khas di zaman ini yaitu bagian pundak yang tegap dan 3/4 A line skirt. Sepertinya baju di 1940an masih sering digunakan di zaman sekarang. Apalagi peplum, mulai dari sekitar tahun 2012 baju peplum kembali diminati banyak orang. Termasuk aku, sampai bikin kemeja peplum, hihi.
Sumber
Sumber

1950an:
Fashion 1950an merupakan fashion yang paaaaling aku suka. Paling lucu! Roknya megar dengan motif bunga-bunga atau polkadot atau stripe. Ditambah sarung tangan jadi terlihat lebih anggun. Warna-warna yang digunakan kebanyakan putih, merah, biru muda serta warna-warna ceria lainnya. Ah iya, kalau bahas tahun 1950an harus bahas Audrey Hepburn. Menurut aku, dia adalah orang yang paling cantik di zaman dulu. Entah oplas atau bukan (emang tahun 1950an udah ada oplas gitu?)
Sumber
Sumber

1960an:
Warna-warna fresh dan mencolok. Mulai dari zaman ini model baju mengalami perubahan drastis. Baju berbentuk lurus dari bahu hingga ke bawah, potongan pendek dan tidak longgar seperti model baju zaman sebelum-sebelumnya.
Sumber
Sumber

1970an:
Marak-maraknya celana lebar atau cutbray. Rok mini dipadukan dengan stocking atau kaos kaki yang panjang di bawah lutut. Atasannya bisa turtleneck atau kemeja yang di padukan dengan sweater vest. Selain warna kuning, cenderung warna hangat seperti maroon, ungu, orange, coklat. Aku juga suka fashion zaman ini (kecuali yang celana). Aksesoris yang ngetrend pada saat itu scarf di leher. Oh iya, sekarang sepatu 1970an sedang trend kembali, dan ini termasuk salah satu list barang yang pengen aku beli :D
Sumber
Sumber

1980an:
Aku menyebut zaman ini dengan "kehancuran fashion". Paling ga suka dengan fashion 1980an. Pakaian semakin seksi dan jauh lebih liar. Perut kemana-kemana. Trend rambut yang memperjelek diri, siapa sih pelopornya.. huft. Tapi selain baju liar, ada juga baju normalnya pada zaman itu, oversized dress. Kasihan ibu aku, dia menjadi anak muda pada zaman ini :(
Sumber
Sumber

Dari semua foto tersebut, aku menarik kesimpulan, zaman dulu bumi masih adem. Loh kenapa? Ya iya lah jelas, lihat dong semakin ke sini pakaian semakin pendek. Belum lagi kalau aku bahas fashion tahun 1800an, jauh lebih tertutup. Kayaknya menyenangkan ya hidup di tahun 1900-1979 yang pakaiannya masih sopan-sopan kayak gitu (di lihat dari sisi fashion, jangan dilihat dari sisi barang elektronik, perang, dll). Aku harap zaman sekarang dan yang akan datang pakaiannya kembali seperti tahun 1900an (tapi jangan yang hebring juga), intinya tertutup, sopan nan anggun.

Kalau ada yang salah tolong koreksi ya. Ini cuma berdasarkan pengamatan aku yang super kilat. Makasih :)

1 comment:

  1. bahan pakaian yang masih eksis dri dulu hingga sekarang adalah flannel dan denim. karena sifatnya yang tahan di semua kondisi, apalagi dalam kondisi kerja yang kasar

    ReplyDelete